Mengawali Langkah Menuju Magister Teologi: APEKA STAKat Negeri Pontianak Sambut Mahasiswa Baru

Pontianak, 5/8/26 – Semangat baru mewarnai lingkungan Program Studi Magister Teologi Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri (STAKat) Pontianak melalui penyelenggaraan Acara Pengenalan Kampus (APEKA) bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini dilakukan via zoom meeting dikarenakan mahasiswa S2 Teologi Katolik tersebar dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi pintu gerbang awal bagi para mahasiswa untuk memasuki dunia akademik jenjang magister sekaligus meneguhkan komitmen dalam mengembangkan ilmu teologi, penelitian, dan pelayanan yang berdampak bagi Gereja serta masyarakat.
APEKA diselenggarakan dalam suasana hangat, penuh antusiasme, dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan STAKat Negeri Pontianak, Ketua Program Studi Magister Teologi, para dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh mahasiswa baru. Kehadiran sivitas akademika menjadi wujud komitmen institusi dalam menyambut dan mendampingi mahasiswa sejak awal perjalanan akademiknya.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Magister Teologi menegaskan bahwa APEKA bukan sekadar kegiatan orientasi, melainkan momentum untuk memperkenalkan budaya akademik yang unggul, membangun karakter, serta menanamkan nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan semangat pelayanan. Mahasiswa diajak untuk memanfaatkan setiap proses pembelajaran sebagai kesempatan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan teologis, serta menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan Gereja dan perkembangan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa baru memperoleh pemahaman mengenai visi, misi, dan tujuan Program Studi Magister Teologi, kurikulum berbasis capaian pembelajaran, sistem akademik, layanan administrasi, pemanfaatan perpustakaan, penggunaan sistem informasi akademik, hingga mekanisme penyusunan tesis sebagai puncak proses pembelajaran. Berbagai informasi tersebut diharapkan mampu membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan studi pada jenjang magister.
Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, APEKA juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi, kolaborasi, dan rasa kekeluargaan di antara mahasiswa baru dengan para dosen serta seluruh sivitas akademika. Melalui sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan tanya jawab, mahasiswa didorong untuk mengenal lebih dekat ekosistem pembelajaran yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi serta karakter.
Program Studi Magister Teologi STAKat Negeri Pontianak meyakini bahwa keberhasilan studi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual, tetapi juga oleh sikap disiplin, tanggung jawab, etika akademik, serta semangat untuk terus belajar dan melayani. Oleh karena itu, APEKA menjadi fondasi penting dalam membentuk mahasiswa yang siap menjalani proses pendidikan tinggi dengan penuh dedikasi dan komitmen.
Sebagai calon Magister Teologi (M.Th.), mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan keunggulan akademik dengan kedalaman spiritualitas dan kepedulian sosial. Melalui proses pembelajaran dan penelitian yang berkualitas, mereka dipersiapkan untuk menjadi pendidik, peneliti, pemimpin, maupun pelayan pastoral yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kehidupan berdasarkan nilai-nilai Kristiani. Kompetensi tersebut diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu teologi, peningkatan mutu pendidikan keagamaan Katolik, penguatan pelayanan Gereja, pembangunan dialog yang konstruktif, serta pemberdayaan masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban.
Melalui penyelenggaraan APEKA Tahun Akademik 2026/2027, Program Studi Magister Teologi STAKat Negeri Pontianak kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada pengabdian. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk menapaki perjalanan akademik yang tidak hanya berujung pada perolehan gelar Magister Teologi (M.Th.), tetapi juga pada lahirnya insan akademis yang berintegritas, visioner, dan siap menjadi agen transformasi bagi Gereja, dunia pendidikan, serta masyarakat Indonesia.
