Lomba Karya Tulis Rohani Remaja Katolik 2026: Ruang Kreativitas dan Refleksi Iman Generasi Muda
Program Studi Magister Teologi STAKat Negeri Pontianak memberikan apresiasi atas terselenggaranya Lomba Karya Tulis Rohani Remaja Katolik 2026 yang menjadi wadah pengembangan kreativitas, refleksi iman, dan kemampuan akademik kaum muda Katolik Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan berbagai karya inspiratif yang mengangkat tema kehidupan iman di tengah tantangan dunia modern dan perkembangan teknologi digital.
Dalam lomba tahun ini, para peserta menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengolah persoalan spiritualitas, media digital, identitas iman, dan dinamika kehidupan remaja Katolik secara kritis dan reflektif. Salah satu karya yang mendapat perhatian besar adalah artikel bertema “Media Digital sebagai Distraksi Loyalitas Iman pada Remaja Katolik dalam Berelasi dengan Allah di Tengah Pluralisme Agama di Indonesia” yang mengangkat tantangan kehidupan iman remaja di era digital.
Adapun para pemenang Lomba Karya Tulis Rohani Remaja Katolik 2026 adalah sebagai berikut:
Juara 1
Karya tulis bertema “Media Digital sebagai Distraksi Loyalitas Iman pada Remaja Katolik dalam Berelasi dengan Allah di Tengah Pluralisme Agama di Indonesia” karya peserta dari SMA Kolese Kanisius. Artikel ini menyoroti bagaimana media digital dapat menjadi ruang ekspresi iman sekaligus tantangan bagi loyalitas iman remaja Katolik.
Juara 2
Karya tulis mengenai fenomena Keuskupan Roblox sebagai bentuk evangelisasi digital bagi kaum muda Katolik. Artikel ini membahas peluang dan tantangan pembentukan spiritualitas remaja di tengah budaya digital modern.
Juara 3
Karya tulis yang mengangkat pentingnya media digital sebagai sarana pewartaan iman dan pendampingan pastoral kaum muda agar mampu bertumbuh dalam iman yang autentik dan reflektif.
Melalui berbagai karya tersebut, tampak bahwa generasi muda Katolik memiliki kepedulian tinggi terhadap kehidupan iman di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Media digital dipandang tidak hanya sebagai tantangan, tetapi juga peluang besar untuk menghadirkan pewartaan Injil yang lebih kreatif, dialogis, dan relevan dengan dunia kaum muda.
Program Studi Magister Teologi STAKat Negeri Pontianak menilai bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membangun budaya literasi, refleksi teologis, dan semangat evangelisasi di kalangan remaja Katolik. Melalui lomba karya tulis rohani, kaum muda diajak untuk tidak hanya memahami iman secara teoritis, tetapi juga menghidupinya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Diharapkan kegiatan ini dapat terus melahirkan generasi muda Katolik yang cerdas, kritis, kreatif, dan memiliki spiritualitas yang matang, sehingga mampu menjadi saksi iman di tengah dunia digital dan masyarakat yang semakin plural.
