Pontianak, 16 Desember 2025— Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi Katolik yang unggul dalam pengembangan iman dan ilmu pengetahuan. Melalui Program Studi Magister (S2) Teologi, STAKAT Pontianak hadir untuk menjawab kebutuhan Gereja Katolik, dunia pendidikan, serta pelayanan pastoral yang semakin menantang di tengah dinamika zaman.
Ketua STAKAT Pontianak, Dr. Sunarso, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa Program S2 Teologi dirancang tidak hanya untuk memperdalam penguasaan akademik, tetapi juga untuk membentuk pribadi pelayan yang matang secara spiritual dan intelektual. “STAKAT Pontianak berkomitmen mencetak lulusan yang memiliki kedalaman teologis, integritas iman Katolik, serta kepekaan pastoral yang mampu menjawab tantangan Gereja dan masyarakat saat ini,” ungkapnya.
Kurikulum Relevan, Katolik, dan Kontekstual

Program S2 Teologi STAKAT Pontianak menawarkan kurikulum yang kokoh dalam Tradisi Gereja Katolik dan sekaligus kontekstual dengan realitas lokal maupun global. Kurikulum ini memadukan studi Kitab Suci, teologi sistematika, teologi moral, teologi pastoral, teologi kontekstual, serta metodologi penelitian ilmiah.
Ketua Program Studi S2 Teologi, Dr. Mayong Andreas Acin, OFM Cap, menjelaskan bahwa perkuliahan dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, riset akademik, dan refleksi teologis yang mendalam. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga diajak merefleksikan iman Katolik secara ilmiah agar mampu melayani Gereja, dunia pendidikan, dan masyarakat secara bertanggung jawab,” jelasnya.
Selain perkuliahan, mahasiswa S2 Teologi STAKAT Pontianak juga difasilitasi melalui seminar teologi, diskusi ilmiah, serta penulisan dan publikasi karya ilmiah sebagai bagian dari pembinaan akademik berkelanjutan.
Dosen Kompeten dan Lingkungan Akademik yang Mendukung

Program S2 Teologi STAKAT Pontianak didukung oleh dosen-dosen yang kompeten dan berpengalaman, baik dalam bidang akademik maupun pelayanan Gereja Katolik. Lingkungan kampus yang kondusif, dialogis, dan berakar pada nilai-nilai Katolik menjadi ruang yang subur bagi pertumbuhan iman, intelektualitas, dan kepribadian mahasiswa.
Sekretaris Program Studi S2 Teologi, Dr. Felisitas Yuswanto, S.S., M.Hum., menambahkan bahwa pelayanan akademik di STAKAT Pontianak dirancang secara profesional dan humanis. “Kami memberikan pendampingan akademik yang intensif, mulai dari perencanaan studi, proses perkuliahan, hingga penulisan tesis, agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan kualitas yang unggul,” tuturnya.
Prospek Lulusan yang Luas dan Bermakna
Lulusan Program S2 Teologi STAKAT Pontianak memiliki peluang luas untuk mengabdikan diri sebagai dosen teologi, peneliti, pendidik agama Katolik, tenaga pastoral, katekis, pemimpin komunitas gerejawi, maupun penggerak karya misi dan pendidikan Katolik.
Dengan bekal akademik yang kuat, spiritualitas Katolik yang mendalam, serta kepekaan terhadap konteks sosial dan budaya, lulusan S2 Teologi STAKAT Pontianak diharapkan mampu menjadi pelayan dan pemikir Gereja yang berintegritas, kompeten, dan berdampak nyata bagi Gereja dan bangsa.
Melalui Program Studi S2 Teologi, STAKAT Pontianak mengundang para lulusan S1 dan para pelayan Gereja yang rindu memperdalam iman dan keilmuan teologi untuk bergabung, bertumbuh, dan bersama-sama membangun Gereja dan masyarakat yang lebih manusiawi dan beriman.













