STAKat Pontianak Ikut Evaluasi Nasional MoRA The Air Funds, Tegaskan Komitmen Riset Akuntabel dan Berdampak

Jakarta — STAKat Negeri Pontianak menunjukkan komitmennya dalam penguatan riset akademik dengan berpartisipasi dalam forum Koordinasi dan Evaluasi program pendanaan riset MoRA The Air Funds yang digelar Kementerian Agama RI bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Forum nasional yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (4/12/2025) tersebut mempertemukan puluhan tim peneliti dari berbagai perguruan tinggi keagamaan penerima pendanaan riset. Kehadiran perwakilan STAKat yaitu Dr. Mayong Andreas Acin, OFM Cap, Yohanes Chandra Kurnia Saputra, M.Ag, Amadi, M.Th, Cenderato, M.Pd, serta Silvianus Jehaman, M.Ps. menjadi bagian dari kontribusi aktif perguruan tinggi keagamaan Katolik dalam pengembangan riset berbasis kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta memaparkan perkembangan penelitian sekaligus menerima masukan terkait pengelolaan riset yang transparan dan bertanggung jawab. Evaluasi dilakukan tidak hanya pada capaian akademik, tetapi juga pada tata kelola administrasi dan penggunaan anggaran penelitian.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag RI, Ruchman Basori, menegaskan bahwa riset yang memperoleh pendanaan negara harus memberi manfaat luas. Ia menekankan bahwa penelitian perlu diarahkan untuk menjawab persoalan sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan.

Selain aspek akademik, para peneliti juga didorong untuk menyebarluaskan gagasan dan temuan ilmiah kepada publik melalui berbagai media agar hasil penelitian dapat diakses dan dimanfaatkan masyarakat.

Program MoRA The Air Funds sendiri merupakan skema pendanaan riset kolaboratif yang didukung LPDP dan dikelola Kementerian Agama. Program ini memberi kesempatan bagi perguruan tinggi keagamaan untuk mengembangkan penelitian strategis di bidang keagamaan dan sosial.

Partisipasi STAKat dalam program ini menjadi langkah penting dalam memperluas jejaring riset nasional serta meningkatkan kualitas penelitian dosen. Melalui keterlibatan aktif dalam forum evaluasi, STAKat Pontianak menegaskan komitmennya untuk menghasilkan riset yang relevan, kontekstual, dan bermanfaat bagi Gereja serta masyarakat luas.

Ke depan, STAKat Negeri Pontianak terus mendorong sivitas akademika untuk memanfaatkan peluang pendanaan riset secara optimal guna memperkuat tradisi akademik dan kontribusi ilmiah institusi.

Similar Posts